Senin, 21 Mei 2012

= Dialog

Dialog imajiner

by admin mam.

Thole : (sambil menyandarkan sepedanya) "Pa'e, mau tanya boleh enggak ?"
Admam : (sambal makan pagi lauk sambal tempe ) " Oke, lee...., mau tanya apa?, tanyao..."
Thole : "Pa'eee artinya MATARAM itu apa ya, koq banyak orang yang membicarakannya ?"
Admam : " Oooo itu ya yang mau kamu tanyakan ?!"
Thole : " Iya Pa'e, lha saya bingung, soale lahir di Yogyakarta tetapi tidak tahu apa arti MATARAM itu."
Admam : " Hm, yo wes, aku tanya dulu sama kamu, usia kamu sekarang berapa ?, kamu sudah punya akte kelahiran belum ?"
Thole : " Kalau tidak salah usia saya sekarang 8 ( delapa ) tahun, lho...pertanyaan Pa'e lucu,...ya pasti dong saya sudah dibuatkan akte kelahiran oleh bapak saya, piye too Pa'e iki?!"
Admam : " Wah jan, kamu kreatip dan pinter sekali leee...heheheh, berarti kamu sudah punya akta kelahiran ya?!, sekarang aku mau tanya kepada kamu, kira-kira jika kamu tidak dibuatkan akte kelahiran oleh bapak kamu lalu kira-kira nasibmu piye jal ? "
Thole : " Wah, Pa'e malah bikin saya tambah bingung,...tapi oke dech saya jawab yaa...., jika saya tidak mempunyai akte kelahiran berarti saya tidak bisa mendaftar kesekolah di SD, jadi seperti rumah yang tidak ada sertifikat tanahnya itu, karena saya tidak bisa sekolah maka saya bisa jadi bodo dan masa depan saya bisa berantakan karena tidak jelasnya status saya!"
Admam : " Pinter...pinter...kamu memang pinter dan bakat jadi pemimpin lee :), baik tak jawab yaa,...Mataram itu artinya biyung, ibu, mother, bunda, tidak usah aku jabarkan ya, gitu saja pasti kamu sudah jelas dan mudheng, hiya kan leee?"
Thole : " Oke Pa'e, saya mengerti dan sudah mudheng, lalu ? "
Admam : ( sambil minum teh anget ) " Mataram itu penting untuk kamu le, enggak beda seperti pentingnya akta kelahiran untuk memenuhi persyaratan sekolahan SD yang menerimamu itu, karena kamu mempunyai darah MATARAM maka kamu terikat untuk mendoakan kedua orang tuamu atau kakek nenekmu yang sudah wafat tersebut sehingga orang tuamudi akherat sana sangat senang karena selalu kamu kirimi doa-doa kamu yang tulus dan ikhlas tersebut, yang kedua coba kamu lihat bangsa Jepang dan Bangsa China itu, mereka jadi besar karena mereka memegang teguh budayanya, hiya too lee?!"
Thole : "Terimakasih Pa'e, saya mulai agak mengerti / mudheng, saya mau pamit dulu ya,....besok saya akan tanya lagi untuk topik yang lain...., terimakasih."

( bersambung )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar